Batik sudah dikenal seluruh orang terutama di Indonesia bahkan dunia. Batik merupakan karya seni yang sudah menjadi budaya dari bangsa Indonesia khususnya di Pulau Jawa. Wanita-wanita Jawa dahulu menjadikan keterampilan membatik sebagai keahlian mereka dan menjadikaannya sebagai mata pencaharian, sampai ditemukannya "Batik Cap" yang memungkinkan para pria memasuki ranah batik. Namun ditemukan fakta lain pada pola batik Pesisir, seperti contohnya pola batik "Mega Mendung" yaitu terdapat pola garis maskulin. Sehingga dimungkinkan para pria saat itu sudah banyak yang menggeluti bidang ini.
Tiap daerah penghasil batik memiliki corak dan motif yang berbeda-beda. Corak dan motif ini memiliki makna yang masing-masing diperoleh dari para leluhur mereka. Pengaruh kepercayaan berpengaruh pada motif batik seperti animisme, dinamisme, Hindu maupun Budha. Untuk batik daerah pesisir, pengaruh asing bisa terlihat dari warna dan corak dari batik itu. Sebagai contoh, warna merah diperoleh dari pengaruh budaya Tionghoa. Untuk motif bunga, kita bisa melihat pengaruh dari bangsa Eropa yaitu bunga Tulip. Beragam motif ini memberikan kekhasan daerah masing-masing.dari berbagai sumber